Sumber:
Johan
PT. Ayam Goreng Fatmawati Indonesia (Franchise System)
Jl. Ir. H. Juanda No. 8, Bogor 16121
Telp. +62251-347620, +62251-350400 ext. 59
Fax. +62251-347608
e-mail. info@fatmawati.com
www.fatmawati.com
Fungsi dan Kandungan Gizi Daun Ketela Pohon
Kita mungkin tidak pernah mengira, makanan sederhana seperti bobotok
daun singkong, opor daun singkong atau bahkan lalapan daun singkong
memiliki efek yang sangat baik bagi kesehatan. Semua itu karena nilai
nutrisi yang dikandungnya sangat banyak. Ingin tahu?
1. Memiliki kadar protein cukup tinggi, sumber energi yang setara dengan karbohidrat, 4 kalori setiap gram protein.
2. Zat aktif yang dikandungnya dapat digunakan untuk bahan obat-obatan, sayang saya belum tahu nama zat aktif yang dikandungnya.
3. Sumber Vitamin A, setiap 100 gram, mempunyai kandungan vitamin A mencapai 3.300 RE, kesehatan mata anda akan lebih baik.
4. Kandungan serat yang tinggi, dapat membantu buang air besar menjadi
lebih teratur dan lancar dan mencegah kanker usus dan penyakit jantung.
5. Kandungan vit c per 100 gram daun singkong mencapai 275 mg, anda
bisa terbebas dari sariawan dan kekebalan tubuh anda bisa lebih terjaga
dengan asupan vitamin C.
Racun Pada Daun Ketela Pohon
Kandungan protein daun singkong ternyata sangat tinggi. Secara umum,
dalam berat yang sama dengan berat telur, berat protein (nabati) yang
dikandung daun singkong lebih kurang sama dengan yang dikandung telur.
Hasil penelitian terhadap 150 jenis ketela pohon yang diteliti,
jenis-jenis ketela yang kandungan protein dalam daunnya tergolong
paling rendah, pun masih mengandung lebih dari 60% macam asam amino
esensial. Namun, daun ketela pohon ternyata juga mengandung racun, yang
dalam jumlah besar cukup berbahaya. Racun ketela yang selama ini telah
kita kenal baik adalah sianida, yang bila mengkonsumsi pada jumlah
besar akan mengakibatkan kepala pening-pening, mual, perut
terasa perih, badan gemetar, bahkan pingsan.
Namun keberadaan zat kimia ini pada jumlah yang membahayakan hanya
terdapat pada ketela-ketela yang memang termasuk ketela berracun saja.
Jenis racun yang selalu ada dalam daun semua jenis ketelah adalah
linamarin. Racun ini paling banyak terdapat di kulit ketela, kemudian
di kulit batang, dan terakhir di daun. Untungnya, kulit ketela dan
batang belum `lumrah' dikonsumsi masyarakat kita. Dalam tubuh, racun
ini mengikat lemak, baik yang ada dalam darah meupun dalam daging.
Cara paling aman memasak daun ketela pohon adalah dengan meremas-remas
atau memotong-motong daun ketela sebelum dimasak, biarkan selama 5 - 10
menit agar agak layu, lalu direbus dan tambahkan minyak kelapa, bawang
putih, ikan, daging, atau telur seberat satu per dua puluh sampai satu
per tiga puluh berat daun ketela yang dimasak. Dengan cara tersebut
bukan hannya menghilangkan racun, tetapi akan menambah nutrisi juga.
cara paling sederhana adalah jangan pernah petik daun ketela di siang
atau sore hari. petik daun singkong di pagi hari karena siang/ sore
hasil asimilasi/fotosintesis sudah berlangsung dan didalamnya
terkandung sianida.
Anda punya alternatif makanan sehat lainnya? Saya tunggu postingnya untuk menambah pengetahuan netters yang lain.
Semoga bermanfaat.
Johan
PT. Ayam Goreng Fatmawati Indonesia (Franchise System)
Jl. Ir. H. Juanda No. 8, Bogor 16121
Telp. +62251-347620, +62251-350400 ext. 59
Fax. +62251-347608
e-mail. info@fatmawati.com
www.fatmawati.com
|
Ditulis oleh Husam Suhaemi
|
|
Friday, 16 September 2005 |
|
|
|
Terakhir diperbaharui ( Wednesday, 10 May 2006 )
|
Number of comments (0) - Add your comments to this article... You are not authorized to leave comments - please login. |