|
|
|
|
|
|
|
|
|
Sumber: Milist
Penulis: ....
Akhirnya terungkap juga teka-teki puluhan tahun mengenai siapa
sebenarnya sosok misterius yang dijuluki sebagai Deep Throat dalam
skandal Watergate.
Setelah merahasiakan identitasnya selama puluhan tahun, mantan pejabat
FBI, W.Mark Felt membeberkan bahwa dirinyalah yang menjadi sumber
rahasia media Washington Post, yang membuat Presiden Richard Nixon
terguling akibat skandal Watergate.
Pengakuan Felt yang kini berusia 91 tahun tersebut dibenarkan oleh
surat kabar ternama Amerika tersebut. Demikian seperti diberitakan
Associated Press, Rabu (1/6/2005).
"Inilah rahasia terakhir dari cerita itu," ujar Ben Bradlee, editor
Washington Post, menyinggung drama politik yang terjadi tiga dekade
lalu.
Pernyataan senada juga disampaikan Bob Woodward dan Carl Bernstein, dua
wartawan Washington Post yang membongkar skandal Watergate pada tahun
1972.
"W. Mark Felt adalah 'Deep Throat' dan sangat membantu kami dalam
peliputan Watergate," demikian statemen kedua jurnalis itu mengakhiri
salah satu misteri besar dalam politik dan jurnalisme negara adikuasa
itu.
Sebelumnya seorang pengacara mengutip pengakuan Felt mengenai identitas
Deep Throat. "Sayalah orang yang pernah mereka juluki Deep Throat,"
ujar pengacara tersebut mengutip Felt, mantan orang nomor 2 di FBI itu
dalam artikel majalah Vanity Fair.
Tak lama setelah pengakuan itu, keluarga Felt mengeluarkan statemen yang memuji Felt sebagai "pahlawan Amerika yang hebat."
Orang tentu tak akan melupakan pembeberan skandal Watergate yang
mendorong Nixon mengundurkan diri. Woodward dan Bernstein berhasil
membongkar skandal yang mencoreng muka Nixon tersebut berkat bantuan
Deep Throat.
Deep Throat-lah yang menuntun kedua wartawan itu sehingga mendapatkan
Penghargaan Pulitzer atas cerita skandal tersebut. Tokoh Deep Throat
selama ini mengundang ertanyaan besar mengenai siapa dirinya yang
sebenarnya.
Ia selalu muncul di balik kegelapan dengan topi yang sebagian
menyembunyikan wajahnya. Informasi yang diberikannya selalu akurat dan
menjadi bahan yang perlu ditelusuri. Informasi diberikan Deep Throat
setelah Woodward bersedia berjanji untuk tidak menyebut sumber,
identitas atau kedudukannya kepada siapa pun.
Selama ini publik hanya bisa menebak-nebak siapa Deep Throat sebenarnya.
Kepala staf Nixon, Alexander Haig, asisten pers Gedung Putih Diane
Sawyer, konselor Gedung Putih John Dean dan penulis pidato Pat Buchanan
termasuk di antara mereka yang diduga sebagai Deep Throat.
|
Puluhan Tahun, Deep Throat Akhirnya Terungkap |
|
|
|
|
Ditulis oleh Husam Suhaemi
|
|
Friday, 16 September 2005 |
|
|
|
Terakhir diperbaharui ( Tuesday, 09 May 2006 )
|
Number of comments (0) - Add your comments to this article... You are not authorized to leave comments - please login. |
| |
|
|
|